Postingan

Benarkah Rokok Berbahaya ?.

Setiap orang apabila di tanya hampir pasti mereka akan mengatakan dengan serempak bahwa merokok adalah kebiasaan yang sangat tidak baik karena berbahaya bagi kesehatan yang bersangkutan. Bahaya merokok tidak saja bagi perokok itu sendiri melainkan juga bagi orang-orang yang kebetulan berada di sekitar perokok itu berada atau yang biasa juga di sebut perokok pasif. Tetapi apakah benar bahwa rokok adalah satu-satunya unsur yang paling bertanggung jawab terhadap berbagai ragam penyakit yang timbul belakangan ini yang menyerang manusia di mana dari banyak penyakit tersebut sebelumnya tidak pernah di kenal oleh dunia medis. Kebiasaan merokok mungkin sudah di lakukan manusia sejak ratusan tahun yang lalu akan tetapi pada masa itu tak di temukan penyakit aneh seperti yang di alami oleh masyarakat modern sekarang ini dan penyakit yang pada awalnya tak di kenal itu justru muncul setelah manusia menemukan berbagai kemajuan dalam banyak bidang keilmuan. Sebuah pernyataan yang menyebutkan b...

Nyepi Untuk Terapi Bathin.

Pada hari ini saudara kita yang beragama Hindu tengah melaksanakan Catur Brata Nyepi dengan Amati Geni, Amati Lelungan, Amati Karya, dan Amati Lelanguan yaitu sebuah bentuk larangan terhadap diri sendiri untuk tidak menyalakan Api atau Lampu, tidak berpergian dan tidak bekerja atau melakukan aktifitas harian seperti biasa serta tidak mendengarkan hiburan. Penekanan paling pokok dari Catur Brata ini ada pada kesadaran diri sendiri untuk melakukannya dengan penuh keikhlasan tanpa ada tekanan dari pihak mana pun sehingga hasil yang di peroleh pun menjadi sempurna. Nyepi adalah salah satu rangkaian dari perayaan Tahun Baru Saka yang di wujudkan dalam bentuk kesunyian dan kegelapan sebagai sebuah perlambang bahwa sesuatu yang baru dalam kehidupan manusia senantiasa dimulai dari kesunyian dan kegelapan di mana pada saat itu semua ummat Hindu berupaya meng kosong kan bathin untuk melakukan koreksi atas apa yang selama ini telah di perbuat dan merencanakan sesuatu yang lebih baik esok har...

Paving Block, Langkah Kecil Hidup Selaras Alam.

Gambar
Terjangan banjir yang melanda Kota Jakarta beberapa hari yang lalu memang bukan banjir yang pertama kali terjadi di Ibu kota tercinta ini. Sudah tak terhitung entah sudah berapa kali banjir terjadi di Jakarta dan entah sudah berapa banyak korban harta benda maupun nyawa yang hilang sia-sia akibat bencana tersebut. Oleh sebab itu maka sebagian warga yang bermukim di Jakarta sudah terbiasa dengan bencana "langganan" ini menghampiri rutinitas keseharian mereka. Namun demikian sikap menerima saja bencana banjir ini sebagai sesuatu yang biasa belaka tanpa berusaha mencari pemecahan agar suatu hari bisa terbebas dari bencana yang sama di kemudian hari adalah sikap yang kurang tepat tentunya. Bukankah banjir ini di sebabkan oleh ulah manusia juga sebagai pelaku utama dalam skala tertentu turut andil menjadi penyebab terjadinya banjir. Segala kebaikan yang telah di persembahkan oleh alam bagi kebaikan umat manusia tak mampu di balas oleh manusia dengan setimpal sebagaimana kebai...

Apakah Harus Di Pecut Dulu Agar Kita Sadar.

Gambar
Tempat wisata sebagaimana lazimnya selalu ramai di kunjungi pelancong di kala hari-hari libur sekadar melepas kejenuhan dari beban kerja harian atau untuk alasan kepentingan ilmu pengetahuan. Semakin banyak pengunjung tentu semakin baik karena akan menambah pemasukan kas daerah setempat sekaligus menghidupkan perekonomian penduduk di sekitar lokasi wisata tersebut. Akan tetapi di sisi lain bertambahnya jumlah pengunjung di tempat-tempat wisata ini membawa masalah tersendiri terutama masalah sampah yang bertebaran di mana-mana akibat ulah pengunjung yang kurang memiliki kesadaran untuk membuangnya di tempat yang sudah di sediakan pengelola. Akibatnya tidak saja bagi kesehatan dan lingkungan akan tetapi juga menjadikan tempat wisata yang seharusnya indah menjadi tempat yang tak lagi sedap di pandang mata. Sebutlah contoh lokasi wisata Kebun Raya Bogor yang terletak di jantung kota Bogor. Di beberapa tempat terlihat berbagai jenis sisa sampah pengunjung yang di buang begitu saja di t...

Jakarta Mengatasi Macet.

Dalam waktu dekat ini nampaknya PemProv DKI Jakarta bersama Kepolisian Daerah Metro Jaya akan memberlakukan aturan Ganjil Genap untuk mengurangi kemacetan lalu lintas di Jakarta yang memang sudah demikian akut. Aturan ini akan diterapkan terutama pada jalur-jalur 3 in 1 termasuk koridor Bus Rapid Transit pada hari jam kerja yang akan di mulai dari jam 06.00 WIB sampai dengan jam 20.00 WIB, sebagaimana diberitakan oleh berbagai media hari ini. Tentu kita perlu mendukung setiap usaha Pemerintah Daerah dalam rangka mengurai kemacetan di Ibukota Negara ini, akan tetapi mengingat besarnya jumlah kendaraan yang memadati jalan-jalan di Jakarta saat ini tentu membuat kita berpikir pula apakah langkah ini akan berhasil atau malah hanya memindahkan kemacetan saja. Namun dari hasil uji coba yang telah dilakukan ternyata mampu mengurangi kemacetan hingga 40 persen dan sekaligus menambah kecepatan kendaraan dan waktu tempuh serta penghematan konsumsi BBM. Terlepas dari upaya itu, masih ada b...

Beragama, Beriman ?.

Kalau saja semua orang yang beragama itu beriman maka damai lah dunia ini, dapat dipastikan tak kan ada permusuhan, tak ada perselisihan antar sesama manusia, semua tenang dan harmonis. Dengan iman yang yang tumbuh baik di dalam diri setiap manusia maka manusia itu akan menjadi manusia yang sabar, toleran, saling tolong menolong dan saling memberi manfaat satu sama lain. Jadi kalau ada yang mengatakan bahwa setiap orang yang se agama adalah se iman, maka hal ini adalah sebuah kecerobohan pikir yang perlu di luruskan mengingat perbedaan dari pengertian yang sangat jauh antara agama dan iman itu sendiri. Beragama adalah perkara mudah, setiap orang dapat memilih agama sesuai dengan keyakinan dan pengalaman masing-masing. Tapi beriman adalah perkara sulit dan tak semua manusia dapat melalui terjal nya pendakian puncak keimanan itu. Dalam satu agama saja terdapat banyak sekali aliran yang oleh masing-masing kelompok tersebut aliran mereka di klaim paling benar dibandingkan dengan alira...

Kembali ke Zaman Jahiliyah.

 Menggambarkan kondisi kehidupan berkebangsaan di Indonesia saat ini seperti membayangkan kondisi pada masa lalu sebelum kedatangan Rasulullah di tanah Arab saat itu dimana menurut penjelasan yang kita baca melalui kitab suci dan penuturan para alim ulama, dapatlah kita simpulkan bahwa pada masa itu dicatat sebagai masa paling suram, serba tak menentu dan tanpa arah. Pada masa itu juga diceritakan bahwa manusia banyak yang menyembah berhala, gemar berlaku curang dalam berniaga, mabuk dan berjudi. Kurang lebih sama dengan kondisi di Indonesia pada saat sekarang ini di mana banyak di antara kita yang sudah pula menyembah "berhala" baru, yang tanpa disadari lebih menarik dan lebih penting untuk di sembah dari pada Tuhan Yang Maha Kuasa. Sedangkan yang gemar berbuat curang pun tak terhitung banyaknya, begitu pula yang "mabuk" dan yang senang ber "judi" pun tak sedikit jumlahnya, padahal mayoritas penduduknya adalah pemeluk agama Islam yang rajin memenuhi ...