Postingan

Korupsi Di Negeri Agamis.

Gambar
Rasanya tidak ada yang lebih aneh dari negeri bernama Indonesia ini dibanding negeri - negeri lain di seantero jagat dimanapun berada. Betapa tidak, negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam ini sungguh berbeda setidaknya dengan apa yang bisa kita bayangkan. Mesjid dan Surau tersebar dimana - mana, bahkan termasuk negara yang memiliki mesjid terbanyak di dunia. Sekolah Islam dan Pesantren tak sedikit. Berbagai bentuk pengajian dan kegiatan keagamaan tak berkurang selalu dipenuhi oleh ummat. Dengan kondisi seperti itu Indonesia sudah seharusnya menjadi teladan sekaligus rujukan akhlak dan moral bagi manusia dari seluruh dunia. Tapi aneh, keadaannya justru terbalik, di negara ini angka korupsinya justru tinggi, kecenderungannya bukan berkurang malah makin menjadi -jadi. Perilaku koruptif itu bukan hanya milik orang - orang di pemerintahan, di tengah masyarakat pun perilaku itu berkembang luas. Mulai dari hal yang paling sederhana seperti mengurangi timbangan, mengurangi kadar...

Apakah Demo Itu Perlu ?

Gambar
Belakangan ini media kita disesaki oleh berita tentang demonstrasi mahasiswa di Jakarta dan beberapa kota lainnya di Indonesia, bahkan sebagian pelajar Sekolah Menengah untuk pertama kalinya ikut pula meramaikan demo menyampaikan tuntutannya sehingga beberapa orang peserta demo itu diberitakan ada yang menjadi korban. Benar, menyampaikan pendapat adalah hak setiap orang dan melakukan demonstrasi pun dilindungi oleh Undang - Undang. Masalahnya menyampaikan pendapat tentang apa ?. Dimana ?. Dengan cara apa ? Apakah seseorang atau sekelompok orang yang berdemonstrasi itu mengerti dengan baik apa saja yang menjadi tuntutannya, dan tuntutan itu adalah atas kehendak sendiri atau kehendak sekelompok orang yang memiliki kepentingan yang sama dan bukan diperintah oleh orang lain ?. Apakah mereka mengerti bahwa menyampaikan pendapat bukan dengan cara paksaan apalagi dengan cara kekerasan atau melakukan perusakan ?. Jika dari semua pertanyaan diatas jawabannya adalah tidak maka dapat dipast...

Keinginan Manusia Dan Kehendak Tuhan.

Pada dasarnya apa pun bentuk dan jenis aktivitasnya,  setiap orang hanya sibuk oleh 2 hal pokok dalam hidupnya yaitu upaya memenuhi semua keinginannya dan pada saat yang sama berusaha menjalankan semua kehendak Tuhan. Akan tetapi seringkali keinginan manusia itu tidak selalu sama dengan apa yang menjadi kehendak Tuhan. Setiap manusia dibekali akal dan pikiran untuk mencari cara mudah mendapatkan keinginan dan kesenangan, dan dengan akal dan pikiran itu pula manusia menerjemahkan kehendak Tuhan. Karena akal dan pikiran yang dimiliki manusia itu sesungguhnya terbatas kemampuannya maka hal ini menyebabkan manusia itu sering keliru membuat tafsir atas kehendak Tuhannya. Akibatnya semua keinginan atau kekayaan yang berhasil di peroleh itu akan menjadi sumber siksaan bagi dirinya. Sejatinya semua keinginan manusia itu hendaknya haruslah sama dengan kehendak Tuhan, artinya setiap manusia harus berusaha keras sepanjang waktu selama hidupnya untuk menyelaraskan semua keinginannya deng...

Tetaplah Cerdas Walaupun Tak Pintar.

Dibanding yang lain, mungkin sebagian besar dari kita adalah termasuk orang orang yang kurang beruntung mendapatkan pendidikan formal yang cukup di bangku sekolah sehingga masuk ke dalam kelompok orang yang berpendidikan rendah. Walaupun tidak ditemukan hubungan yang konstan antara keberhasilan seseorang dengan tingkat pendidikan yang di dapatnya. Oleh sebab itu dalam beberapa hal tingkat pendidikan bukan lah segala galanya bagi seseorang mencapai sukses karena sejatinya setiap manusia yang lahir ke bumi ini sudah dibekali bibit kecerdasan yang terus tumbuh dan berkembang seiring usia. Bibit kecerdasan ini disebut sebagai kecerdasan spiritual. Kecerdasan spiritual seseorang akan berbeda antara yang satu dengan lainnya ketika seseorang itu mencapai usia dewasa sesuai dengan jejak perjalanan dan pengorbanan seseorang dalam hidup dan pengalaman bathin yag menyertainya. Selain itu kecerdasan spritual seseorang akan kian matang dan tumbuh ditopang oleh agama yang diyakini dan petu...

Iman Itu...

Ini adalah tulisan saya yang kedua tentang topik keimanan yang pernah saya tulis sebelumnya dimana pada tulisan saya terdahulu disebutkan bahwa iman sesungguhnya adalah milik Tuhan yang kemudian diberikan pada manusia sebagai pedoman dan penunjuk jalan agar dalam menjalankan kehidupan ini manusia itu tak tersesat dan mendapat kebahagiaan lahir bathin sampai akhir hayatnya. Adapun maksud dari tulisan ini sama sekali bukanlah karena ingin menggurui siapapun, bukan pula untuk menunjukkan bahwa saya lebih tahu tentang iman. Tulisan ini semata-mata adalah pengalaman pribadi saya dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Sebuah proses perenungan yang berlangsung terus menerus selama bertahun-tahun sehingga sangat terbuka kemungkinan terjadinya kesalahan karena bukankah tidak ada manusia yang mutlak benar dengan keputusan-keputusannya. Kebenaran mutlak hanyalah milik Tuhan penguasa semesta alam, sedangkan manusia adalah tempatnya salah. Itulah sebabnya maka Tuhan menurunkan wahyu melalui ut...

Air dan Kita

Gambar
Menurut rilis yang di terbitkan oleh World Economic Forum baru baru ini menyatakan bahwa jumlah pemakaian air bersih dunia saat ini berada pada kisaran 70% untuk keperluan pertanian, 16% untuk kepentingan energi dan industri, sedangkan 14% di gunakan untuk keperluan domestik. Ini adalah fakta yang harus kita hadapi sekarang di mana dengan kenyataan yang ada ini kita semua seharusnya sudah mulai merubah pola pikir kita tentang bagaimana memanfaatkan dan mengelola air bersih dengan benar karena di tahun 2030 di perkirakan akan terdapat kesenjangan sebesar 40% antara jumlah ketersediaan air bersih dengan jumlah pemakaian global air bersih. Sebagai ilustrasi, untuk menghasilkan 1 kilogram daging maka akan di butuhkan 20.000 liter air bersih, bandingkan dengan kebutuhan air bersih untuk memperoleh 1 kilogram biji-bijian di mana akan di butuhkan air bersih sekitar 1200 liter. Sedangkan kebutuhan akan daging di tahun 2025 di perkirakan akan naik mencapai angka 50%. Di abad ke XX ini ...

Eksistensi Tuhan.

Saya tergelitik membaca satu komentar di salah satu akun di social media yang mempertanyakan keberadaan Tuhan terkait kondisi negara Indonesia belakangan ini seperti maraknya korupsi, rapuhnya penegakan hukum dan aneka persoalan lain yang sedang mendera rakyat Indonesia saat ini. Akun tersebut mempertanyakan keberadaan Tuhan yang menurut pendapatnya talah melakukan pembiaran atas penderitaan yang di alami oleh bangsa Indonesia selama ini dan menyebut Tuhan sebagai tak adil bahkan tak ada. Lebih lanjut akun tersebut juga membeberkan fakta bahwa negara-negara lain yang menganut paham tidak beragama (atheis) justru lebih baik dari Indonesia, dimana di negara-negar tersebut minus korupsi, penegakan hukumnya sangat baik, angka kriminalitas rendah dan makmur sejahtera. Tentu mudah di pahami bagaimana akun tersebut menumpahkan kejengkelannya manakala melihat kondisi Indonesia kini yang sebagaimana di ketahui memiliki penduduk yang mayoritas memeluk agama yang di percaya terbaik tetapi fa...